Last Updated: 19 August 2021
Hits: 237

Penyerahan Buku Statistik Sektoral Kab. Barito Timur ke Wakil Bupati

Kepala Bidang Persandian dan Statistik Dinas Kominikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur, Ari Upo Pahandrian Migang, ST (kanan), didampingi oleh Kepala Seksi Pengelolaan Statistik Fredisen Madianu, S.Kom (kiri) menyerahkan buku Buku Statistik Sektoral Kabupaten Barito Timur 2021 kepada Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh (tengah), beberapa waktu lalu.

 

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur memanjakan masyarakatnya, salah satunya dengan cara menyajikan data  statistik, yang bersumber dari kompilasi data-data statistik sektoral, di Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Barito Timur tahun 2020. “ Data tersebut kita sajikan melalui sebuah buku berjudul Statistik Sektoral Kabupaten Barito Timur 2021,” kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur Drs Dwi Aryanto, melalui Kepala Bidang Persandian dan Statistik, Ari Opu Pahandrian Migang, ST.

TPL_COM_CONTENT_READ_MORE: SAJIKAN DATA STATISTIK SEKTORAL, DISKOMINFOSANTIK BARTIM LUNCURKAN BUKU
Last Updated: 28 July 2021
Hits: 331

Selamat datang di Portal Statistik Sektoral Kabupaten Barito Timur. Di website ini Anda dapat menemukan berbagai publikasi statistik sektoral yang kami sediakan yaitu buku dan infografis.

Data-data statistik sektoral yang terdapat pada portal ini dapat digunakan dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan di Kabupaten Barito Timur.   Data-data statistik sektoral tersebut juga bertujuan untuk memperkuat Sistem Statistik Nasional (SSN) sehingga dalam setiap pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pemerintah dapat mengacu kepada data-data yang sudah tersedia dari  seluruh SOPD di Kabupaten Barito Timur.

Last Updated: 28 July 2021
Hits: 537

3.1.         PERTANIAN

 Pertanian pada umumnya terdiri dari pertanian tanaman pangan dan tanaman hortikultura. Tanaman pangan yang akan disajikan datanya adalah padi ladang dan padi sawah. Sedangkan untuk jenis hortikultura terdiri dari tanaman sayuran/buah semusim, tanaman buah tahunan, dan tanaman biofarmaka.

Untuk komoditas padi terdapat peningkatan luas tanam dari tahun 2019 ke tahun 2020 yaitu bertambah sebesar 3,35 persen, hal tersebut membuat produksi padi meningkat sebesar 15,62 persen pada tahun 2020 jika dibandingkan tahun 2019. Upaya pemerintah pada tahun 2020 untuk meningkatkan produktivitas padi cukup berhasil.  Produksi padi sawah paling tinggi pada tahun 2020 ada di Kecamatan Dusun Tengah yaitu 21.125 ton atau 46,85 persen dari total produksi padi sawah Barito Timur. Produksi padi ladang paling tinggi ada di Kecamatan Awang yaitu 1.075 ton atau 18,12 persen dari produksi padi ladang Barito Timur. Jika melihat secara total padi sawah dan padi ladang maka Kecamatan Dusun Tengah tetap merupakan daerah penghasil padi paling tinggi di Barito Timur yaitu 21.833 ton atau 42,79 persen dari total produksi padi Barito Timur. Sedangkan produksi padi terendah ada di Kecamatan Paju Epat yaitu 890 ton atau 1,74 persen dari total produksi padi Barito Timur.

Produksi tanaman sayuran semusim pada tahun 2020 paling tinggi adalah komoditas kacang panjang yaitu 383 kuintal. Sementara untuk luas panen terluas adalah komoditas cabe rawit yaitu 125 ha. Untuk produksi buah-buahan paling tinggi ditempati oleh nangka/cempedak yaitu 18.126 kuintal. Produksi tanaman biofarmaka paling tinggi adalah jahe yaitu 8.865 kg.

TPL_COM_CONTENT_READ_MORE: Data Pertanian
Last Updated: 28 July 2021
Hits: 605

1.1.  GEOGRAFI DAN IKLIM

 

Kabupaten Barito Timur terletak di sebelah selatan dari Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga secara geografis berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Selatan. Terdapat 104 desa/kelurahan di Kabupaten yang memiliki motto “Gumi Jari Janang Kalalawah” yang berarti “menjadi jaya selamanya”. Luas dari Kabupaten Barito Timur adalah 3.834 Km2. Kecamatan terluas adalah Kecamatan Dusun Timur yaitu 22,63 persen dari total luas kabupaten, sedangkan kecamatan terkecilnya adalah Kecamatan Karusen Janang yaitu 4,64 persen dari total luas kabupaten.

Suhu udara maksimum paling tinggi pada tahun 2020 terjadi pada bulan mei yaitu 36,00C, sedangkan suhu udara minimum paling rendah terjadi pada bulan januari yaitu 19,10C. Tekanan udara maksimum paling tinggi adalah 1.017,8 pada bulan agustus. Kecepatan angin rata-rata tertinggi terjadi pada bulan februari yaitu 14 knot. Curah hujan tertinggi pada tahun 2020 adalah 124,5 mm3 di bulan mei, dan curah hujan terendah adalah 24,5 mm3 di bulan september. Curah hujan rata-rata pada tahun ini adalah 65,9 mm3. Jumlah hari hujan paling banyak adalah 25 hari di bulan april dan desember. Total hari hujan pada tahun 2020 adalah 242 hari.

 

TPL_COM_CONTENT_READ_MORE: Data Umum
Last Updated: 28 July 2021
Hits: 320

2.1.  KESEHATAN

Sarana dan prasarana kesehatan di Kabupaten Barito Timur dapat dikatakan cukup lengkap. Di seluruh kecamatan tersebar puskesmas dan puskesmas pembantu yang siap untuk melayani masyarakat. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terletak di ibu kota kabupaten, yaitu di Kelurahan Tamiang Layang. Terdapat 11 orang dokter spesialis di RSUD Tamiang Layang dan terdapat 34 jumlah ruang perawatan dan 102 ranjang perawatan. Untuk dokter umum selain di RSUD juga terdapat di seluruh puskesmas di Kabupaten Barito Timur, minimal 1 orang dokter umum. Untuk tenaga kesehatan dokter gigi hanya terdapat di RSUD, UPTD Puskesmas Pasar Panas, UPTD Puskesmas Tamiang Layang, UPTD Puskesmas Ampah.

Pada 10 penyakit terbanyak di Barito Timur, jenis penyakit diabetes menduduki posisi teratas yaitu 336 kasus. Untuk kesehatan persalinan terdapat 0,22 persen kematian ibu dan 0,83 persen kematian bayi.  Kematian ibu tertinggi pada proses persalinan ada di Kecamatan Benua Lima yaitu 1,33 persen dan kematian bayi tertinggi pada proses persalinan ada di Kecamatan Paju Epat yaitu 1,71 persen. Untuk kasus bayi berat badan lahir rendah pada tahun 2020 ada 3,47 persen. Jumlah ibu hamil pada tahun 2020 meningkat sebesar 1,63 persen dari tahun sebelumnya.

Jumlah pasangan usia subur (PUS) pada tahun 2020 adalah 23.516 pasang. Terdapat  79,79 persen (18.763) peserta KB aktif di Kabupaten Barito Timur. Alat kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh peserta KB aktif adalah pil dan suntikan masing-masing 44,33 persen dan 37,16 persen.              

Di Kabupaten Barito Timur terdapat sebanyak 84.183 anggota aktif dari BPJS Kesehatan. Kecamatan dengan anggota BPJS Kesehatan terbanyak berasal dari Kecamatan Dusun Timur dengan porsi 24,63 persen. Untuk jenis keanggotaan BPJS Kesehatan mayoritas adalah anggota kelas III yaitu 71,06 persen, sedangkan untuk kelas II adalah 16,09 persen, dan untuk kelas I adalah 12,85 persen.

TPL_COM_CONTENT_READ_MORE: Data Sosial